Pemkab Bondowoso Prioritaskan Bantuan Sosial Bagi Masyarakat Miskin

Pemkab Bondowoso Prioritaskan Bantuan Sosial Bagi Masyarakat Miskin 1 Jamiyah Tahfidz Quran

KBRN, Bondowoso: Di tengah pandemi virus corona, bantuan sosial bagi masyarakat terdampak yang berada di bawah garis kemiskinan, seolah-olah menjadi oase di padang tandus.

Seperti halnya warga di Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, yang baru-baru ini tertimpa musibah banjir bandang, yang mengakibatkan mereka kekurangan bahan pangan.

Namun, senyum warga Ijen khususnya yang terdampak banjir, masih tampak manis, saat menerima bantuan paket sembako dari sebuah lembaga sosial asal Australia dan Turki.

Tak tanggung-tanggung, satu paket sembako jika dirupiahkan mencapai sekitar Rp300 ribu rupiah. Karena selain beras berkualitas sebanyak 5 kilogram, ada juga kurma, kopi, gula, minyak goreng, tepung terigu, mie instan dan jenis kebutuhan pokok lainnya.

“Kami terharu melihat warga kami mendapatkan bantuan ini, karena ini memang yang diharapkan warga. Terima kasih,” ujar Kepala Desa Sempol, Kecamatan Ijen, Hartono, Selasa (7/4/2020).

Apalagi, saat ini warga banyak yang kehilangan mata pencahariannya karena wabah coronavirus. Mereka harus mematuhi imbauan pemerintah terkait stay at home, atau physical distancing dalam rangka menekan penyebaran COVID-19.

Sementara itu, Ketua Yayasan Jamiyah Tahfidz Quran Situbondo, Ustadz Nur Hidayat Lc, yang menyalurkan bantuan tersebut mengaku, jika bantuan itu berasal dari Sadaqa Welfare Fund Australia yang bekerja sama dengan International Center for Dakwah and Islamic Science, pimpinan Dr Quds Hamid, Turki.

“Bantuan ini tidak hanya berupa paket sembako. Ada juga buku paket keislaman. Bisa dibaca untuk memperdalam ilmu agama,” kata Ustadz Nur Hidayat.

Tiap paket berisi 8 buku tentang keislaman, seperti terjemah Al-Qur’an, buku-buku hadits, buku agama untuk anak, dan semacamnya. Bantuan sosial ini diberikan di Kantor Desa setempat yang disaksikan oleh muspika setempat.

“Jadi selama menjalani stay at home warga biar tidak jenuh. Mereka bisa baca buku, untuk memperdalam ilmu keagamaannya,” ujar alumnus Universitas Al-Azhar Mesir itu.

Sedikitnya, ada 300 warga di Kecamatan Ijen yang menerima bantuan kemanusiaan ini. Ustadz Nur Hidayat berharap, bantuan ini bisa mengurangi beban warga Ijen di tengah pandemi virus corona.

Pantauan RRI, pembagian bantuan tersebut tetap mengacu kepada protab kesehatan di tengah pandemi virus corona. Warga mengikuti arahan petugas dengan menjaga jarak saat mengantri maupun menerima bantuan sembako dan sepaket buku tentang keislaman. (Din/dyt)

Sumber: http://rri.co.id/jember/

Kategori