Warga Sempol Bondowoso Diberi Buku Agar Tak Jenuh Social Distancing

Warga Sempol Bondowoso Diberi Buku Agar Tak Jenuh Social Distancing 1 Jamiyah Tahfidz Quran
Pembagian paket sembako dan buku/Foto: Chuk Shatu Widarsha

Bondowoso – Yayasan asal Situbondo turun ke Sempol, Bondowoso menyerahkan paket sembako pada warga. Yayasan tersebut bekerja sama dengan lembaga dari Australia dan Turki.

Sempol dipilih karena kawasan di lereng Gunung Ijen itu sudah dua kali tertimpa bencana alam. Kini warga juga dihantui wabah corona. Sehingga warga Sempol dinilai ibarat sudah jatuh tertimpa tangga.

“Jadi selama menjalani stay at home warga biar tidak jenuh. Mereka bisa baca buku, untuk memperdalam ilmu keagamaannya,” kata Ketua Yayasan Jamiyah Tahfidz Quran Situbondo, Nur Hidayat kepada detikcom, Selasa (7/4/2020).

Menurutnya, bantuan yang disalurkan tak hanya berupa paket sembako saja. Tetapi, tiap warga juga mendapatkan paket buku keislaman. Seperti terjemahan Al-Quran, buku-buku Hadis dan sebagainya.

“Ini murni bantuan kemanusiaan. Kami prihatin melihat warga di sini. Setelah dua kali tertimpa bencana, sekarang warga masih harus stay at home karena pandemi corona,” papar alumnus Universitas Al-Azhar Mesir itu.

Berdasarkan informasi di lapangan, sedikitnya ada 300 paket yang diberikan ke warga. Khususnya warga yang terdampak bencana banjir bandang beberapa saat lalu. Peket tersebut di-dropping langsung di balai desa setempat.

Paket sembako yang berasal dari Sadaqa Welfare Fund Australia bekerja sama dengan International Center for Dakwah and Islamic Science itu, dibagikan melalui pemerintah desa setempat. Tiap paket berisi beras sebanyak 5 kg, sembako, serta buku-buku keagamaan maupun bacaan ringan lainnya untuk anak-anak. Tiap paket buku berisi sekitar 8 eksemplar buku.

Warga yang pernah terdampak banjir Sempol tak ayal langsung menyerbu pembagian paket tersebut. Namun mereka tetap mengikuti arahan petugas untuk menjaga jarak atau physical distancing.

“Selain sembako, buku-bukunya juga sangat bermanfaat. Sebab, bisa kami baca-baca di saat kondisi seperti sekarang ini, gak boleh keluar rumah,” ujar Misnadar, warga setempat.

Berdasarkan informasi di lapangan, sedikitnya ada 300 paket yang diberikan ke warga. Khususnya warga yang terdampak bencana banjir bandang beberapa saat lalu. Peket tersebut di-dropping langsung di balai desa setempat.

Paket sembako yang berasal dari Sadaqa Welfare Fund Australia bekerja sama dengan International Center for Dakwah and Islamic Science itu, dibagikan melalui pemerintah desa setempat. Tiap paket berisi beras sebanyak 5 kg, sembako, serta buku-buku keagamaan maupun bacaan ringan lainnya untuk anak-anak. Tiap paket buku berisi sekitar 8 eksemplar buku.

Warga yang pernah terdampak banjir Sempol tak ayal langsung menyerbu pembagian paket tersebut. Namun mereka tetap mengikuti arahan petugas untuk menjaga jarak atau physical distancing.

“Selain sembako, buku-bukunya juga sangat bermanfaat. Sebab, bisa kami baca-baca di saat kondisi seperti sekarang ini, gak boleh keluar rumah,” ujar Misnadar, warga setempat.

Sumber: https://news.detik.com/berita-jawa-timur/

Kategori